BerandaLiga IndonesiaPendapat Ikhwan Ciptady Sesudah Ditunjuk Jadi Kapten

Pendapat Ikhwan Ciptady Sesudah Ditunjuk Jadi Kapten

Tak terlalu banyak mendapatkan kesempatan bermain di PSS Sleman pada tahun ini, sosok Ikhwan Ciptady justru memperoleh pertandingan spesial sewaktu Elang Jawa bermain seri 1-1 dengan Persela Lamongan. Bermain di Stadion Maguwoharjo pada hari Kamis (16/8), pemain berusia 25 tahun itu justru dipercaya untuk mengenakan ban kapten.

Bisa dikatakan, kesempatan yang diperoleh pemain asal Jakarta ini juga jadi yang pertama semenjak kompetisi musim kemarin. Meski begitu, penunjukannya itu juga tak lepas dari tak bermainnya Bagus Nirwanto yang sekarang masih bermasalah dengan hamstring plus Dave Mustaine yang mendapat sanksi tak boleh bermain lantaran akumulasi kartu.

Menariknya, keputusan pelatih PSS Sleman yakni Seto Nurdiyantoro untuk memilih Ikhwan Ciptady sebagai kapten adalah instruksinya yang terus dikerjakan oleh jebolan tim muda Persija Jakarta ini dan tak ada sosok lain yang mau menyandang jabatannya tersebut.

Meski begitu, pemain yang baru mengoleksi 5 kali penampilan di Liga 1 Indonesia 2019 ini juga mengklaim amat gugup. Disisi lain, pertandingan menghadapi Laskar Joko Tingkir kemarin juga dinilainya sebagai pengalaman yang penting buatnya plus jadi semangat lain untuk melakoni laga-laga PSS Sleman yang selanjutnya.

“Sudah pasti, saya selalu siap dengan arahan apapun dari coach. Hal itu mesti saya kerjakan lantaran untuk menebus kepercayaannya yang telah menunjuk saya sebagai kapten.” papar Ikhwan Ciptady.

Opini Pelatih PSS Sleman

Sementara itu, keputusan Seto Nurdiyantoro ini juga cukup mengejutkan lantaran di dalam skuadnya masih dihuni oleh banyak pemain yang lebih senior ketimbang Ikhwan Ciptady. Terbukti, di tim ini masih ada nama-nama seperti Ega Rizky, Sidik Saimima serta Jajang Sukmara.

“Terkait Ikhwan (Ciptady) yang terpilih sebagai kapten, juga dipastikan tak lepas dari undian lantaran tak ada pemain lain yang mau menyandang jabatan tersebut. Setelah undian berakhir, dia pun bersedia untuk menerimanya.” ucap Seto.

Selain itu, pelatih berusia 45 tahun ini juga menambahkan jika pemain di timnya mesti belajar kepemimpinan.  Bagi Seto, seluruh pemainnya memang memiliki kesempatan yang cukup besar untuk jadi kapten.

“Tak hanya dari hasil undian, banyak pertimbangan lain yang buat saya memilih dia. Terlebih, ini juga jadi bentuk untuk mematangkan seorang pemain plus kepemimpinan itu mesti ditanamkan.”

Pendapat Ikhwan Ciptady Sesudah Ditunjuk Jadi Kapten
Amanda
Aku memang perempuan. Tapi aku memang menyukai semua seluk beluk mengenai olahraga sepak bola yang kebanyakan di gandrungi oleh para pria. Tidak memungkiri juga sih kalau aku memang melihat beberapa pemain bola yang aku idolakan itu karena mereka ganteng ^^). Dan makin mendukung, karena aku juga hobi nulis, jadi aku seneng banget menjadi penulis berita bola disini. Terima kasih.
Berita Sepak Bola Lainnya

Tinggalkan Balasan

Masukkan Komentar Mu
Masukkan Nama Mu Disini

Klasemen Sementara