BerandaLiga InggrisLiverpool Kehilangan 927 Miliar Selama Pandemi

Liverpool Kehilangan 927 Miliar Selama Pandemi

Liverpool menjadi salah satu klub yang terkena imbas cukup signifikan dari badai pandemi Covid-19, yang sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Dalam laporan keuangan terbaru yang dikeluarkan hari ini, The Reds menunjukkan potensi pendapatan sebesar nyaris satu triliun yang gagal diraih.

Dari laporan yang diunggah ke laman resmi klub, dengan perhitungan dimulai sejak Mei 2020, Liverpool harus mendapati fakta mengalami kerugian mencapai 46 juta poundsterling (Rp927 miliar).

Situasi ini tidak bisa dilepaskan dari kebijakan bermain tanpa penonton selama pandemi, yang memberi pukulan telak kepada Liverpool. Tanpa dukungan Liverpudlian langsung di stadion, Liverpool tidak hanya kekurangan tenaga di atas lapangan, tapi juga kehilangan pemasukan dari uang tiket dengan hanya mendapat 72 juta pounds, turun 13 juta pounds dibanding tahun fiskal sebelumnya.

Hanya pendapatan dari iklan yang naik 29 juta pounds menjadi 217 juta pounds sedangkan pendapatan dari media revenue juga menurun menjadi 202 juta pounds, minus 59 juta pounds dibandingkan tahun lalu. Pendapatan klub secara keseluruhan berkurang 43 juta pounds menjadi 490 juta pounds.

Namun demikian, Liverpool bukan satu-satunya klub yang kehilangan potensi pendapatannya sepanjang pandemi. Manchester United juga sebelumnya mengumumkan kehilangan pendapatan hingga 23,2 juta pounds, sementara Manchester City juga kehilangan 126 juta pounds dalam laporan keuangan mereka yang dirilis pada awal April 2021.

Liverpool Kehilangan 927 Miliar Selama Pandemi
MY Firdaus
Football lovers, travel addict, food enthusiast...
Berita Sepak Bola Lainnya

Tinggalkan Balasan

Masukkan Komentar Mu
Masukkan Nama Mu Disini

Klasemen Sementara