Tim Kroasia telah membuat pernyataan untuk tidak melakukan aksi berlutut sebelum pertandingan selama Euro 2020. Sebaliknya, Inggris dalam sorotan fans usai menyatakan hal berseberangan.

Bagi INggris, tindakan itu adalah pemberi pesan pada fans agar sepakbola terbebas dari rasisme. Sementara Kroasia menyiratkan sikapnya tidak berlutut.

Lansiran media The Athletic, seperti kata jubir tim Tomislav Pacak, hal itu sebaiknya diperdebatkan saat jumpa pers jelang pertarungan kedua tim, akhir pekan nanti. Ia enggan menanggapi hal itu di luar waktu yang resmi.

Pacak juga mengklaim, UEFA tidak mengatur soal berlutut selama gelaran Euro. Organisasi sepakbola Eropa itu bahkan menentang semua bentuk politik di dalam lapangan sepakbola.

 

Tinggalkan Balasan

Masukkan Komentar Mu
Masukkan Nama Mu Disini