BerandaLiga IndonesiaPermainan Keras Timnas Dikritik Vietnam

Permainan Keras Timnas Dikritik Vietnam

Kerasnya permainan Timnas Indonesia saat meladeni Vietnam mendapat sorotan. Pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G, di Dubai, Indonesia kalah 0-4.

Yang menjadi bahan pembicaraan adalah gaya main keras yang dilakukan oleh Egy Maulana Vikri dkk. Empat kartu kining yang diterima timnas bisa menjadi bukti.

Dimulai dari Arif Satria yang dapat kartu kuning karena melanggar pada menit ke-15, kemudian menyusul Irianto (18′) dan Pratama Arhan (59′). Satu kartu kuning lagi didapat Nadeo Argawinatan karena memprotes keras.

Eks striker Vietnam, Nguten Viet Thang mengatakan, pemain Indonesia pantas dikeluarkan karena permainan kasarnya.

“Saya tidak tahu bagaimana menggunakan kata-kata untuk menggambarkan cara bermain Indonesia. Mereka bermain rendah, pahit. Itu membuktikan bahwa mereka jauh lebih lemah dalam hal keahlian daripada Vietnam,” katanya kepada VnExpress.

‚ÄúSebagai seseorang yang dulu bermain sepak bola dan sekarang bekerja sebagai pelatih, saya merasa kasihan pada pemain Vietnam ketika harus menghadapi ‘petinju’ Indonesia. Lawan hanya bekerja keras untuk menendang buruk, bahkan bisa dikatakan berhenti bersikap manusiawi.”

“Wasit bersikap lunak terhadap mereka, jika tidak, akan ada lebih banyak kartu dan seorang pemain Indonesia dikeluarkan lebih awal,” tuturnya melanjutkan.

Permainan Keras Timnas Dikritik Vietnam
Timur Paramyudha
Pemuda Cikini, Jakarta Pusat
Berita Sepak Bola Lainnya

Tinggalkan Balasan

Masukkan Komentar Mu
Masukkan Nama Mu Disini

Klasemen Sementara